![]() |
| LATIHAN SOAL PEMBATIK LEVEL 1 TAHUN 2021 |
Tuesday, 27 April 2021
LATIHAN SOAL PEMBATIK LEVEL 1 TAHUN 2021
Monday, 26 April 2021
80.000 Guru Mendaftarkan Diri di Program PembaTIK 2021
Sejak diluncurkan pada 15 April 2021, Program Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) tahun 2021 berhasil menarik minat 80.000 guru yang telah mendaftarkan diri. Dengan capaian tersebut, program yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, ini melebihi target yang ditetapkan, yaitu sebanyak 75.000 guru.
80.000 Guru Mendaftarkan Diri di Program PembaTIK 2021
“Ini adalah capaian luar biasa, karena hanya dalam kurun waktu 10 hari target peserta yang dicanangkan telah tercapai. Ini tentu kabar yang menggembirakan buat kita semua dan sekaligus menunjukkan bahwa animo dari para pendidik, bapak ibu guru semua terhadap program ini masih luar biasa tinggi,” ungkap Pelaksana tugas (plt.) Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Muhammad Hasan Chabibie, di Jakarta, pada Minggu, 25April 2021.
Hasan Chabibie mengapresiasi seluruh pihak, atas keberhasilan menarik minat para guru. Apresiasi tersebut ditujukan kepada satuan kerja internal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kepala daerah, dinas pendidikan provinsi maupun kota/kabupaten, juga duta Rumah Belajar serta sahabat Rumah Belajar yang ada di seluruh Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder yang sudah membantu menyosialisasikan program ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Hasan Chabibie.
Lebih lanjut, Hasan Chabibie berharap setelah para peserta ini mendaftar dalam acara Pembatik 2021, para peserta mengikuti tahapan demi tahapan yang sudah dijadwalkan. “Tentu kita harapkan menjadi pembelajaran bagaimana nanti kita bisa mengimplementasikan model pemanfaatan TIK dengan sebaik-baiknya,” harap Hasan.
Berdasarkan data panitia pada hari Sabtu, 24 April 2021, pukul 21.23 WIB, dari jumlah 80.000 pendaftar, Provinsi Jawa Timur berada di tingkat teratas dengan 14.309 guru, diikuti Jawa Barat dengan 12.024 guru, DKI Jakarta dengan 9.510 guru dan Jawa Tengah 9.228 guru yang telah mendaftar. Selain itu terdapat 141, guru yang mendaftar yang berasal dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Peserta yang mendaftar Program PembaTIK 2021 terdiri dari guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari semua jenjang, guru tetap yayasan, guru honorer di Instansi Pendidikan Pemerintah/Swasta dari semua jenjang yang telah mengajar minimal satu bidang studi di sekolahnya (guru mata pelajaran/guru kelas)
Hasil ini juga memberikan rasa optimisme bahwa guru diseluruh Indonesia memiliki motivasi yang sama dengan kebijakan Kemdikbud seperti yang disampaikan Mendikbud saat peluncuran PembaTIK lalu, “Guru-guru dapat mensinergikan seluruh kebijakan Kemendikbud yaitu Merdeka Belajar, Guru Penggerak dan juga bantuan kuota data internet”.
Melalui pemanfaatan bantuan kuota data internet dari pemerintah, para guru dapat mengakses, membuat hingga mendistribusikan beragam konten pembelajaran hasil mengikuti PembaTIK ke media sosial. Selain itu juga bisa digunakan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga diharapkan para guru dan siswa meningkatkan kemampuan literasi digital.
Setelah kuota peserta pada gelombang 40 terpenuhi, PembaTIK 2021 selanjutnya akan dibuka untuk pendaftaran tahap kedua. “Selamat mengikuti program PembaTIK tahun 2021, semoga ikhtiar kita untuk menjaga nyala api belajar peserta didik dapat terwujud dengan hadirnya berbagai inovasi pembelajaran yang menyenangkan oleh guru-guru Indonesia,”
Thursday, 1 April 2021
AYO IKUTI LOMBA KONTEN VIDEO DAN FOTO DENGAN TWIBBON " SUKSESKAN PEMBATIK 2021"
Halo Guru Hebat di Seluruh Indonesia. Salam Rumah Belajar! Pada kesempatan ini admin akan membagikan informasi penting berkaitan dengan kegiatan perlombaan yang diselenggarakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi yang biasanya kita sebut dengan singkatan PUSDATIN.
Guna mengsukseskan Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) Pudatin mengajak semua kalangan khususnya guru untuk meningkatkan kompetensi dibidang TIK. Upaya pusdatin dalam mensosialisasikan kegiatan pembatik dengan menyelenggarakan lomba. Ikuti juga lomba konten kreator video Instagram dan Tiktok juga twibbon PembaTIK 2021.
Bagaimana cara mengikuti lomba konten kreator video Instagram dan Tiktok juga twibbon suksekan PembaTIK 2021? Untuk mengikuti lomba terdapat syarat dan ketentuan sebagai berikut:
A. Panduan Lomba Konten Video " Sukseskan Pembatik 2021":
AYO IKUTI LOMBA KONTEN VIDEO DAN FOTO DENGAN TWIBBON " SUKSESKAN PEMBATIK 2021"
- Peserta adalah guru
- Peserta membuat video singkat durasi di bawah 1 menit, berisi tentang ajakan untuk mengikuti pembatik 2021 yang diselenggarakan oleh kemdikbud dengan menyebutkan tagline pembatik 2021 " Berbagi dan Berkolaborasi , Bersama Rumah Belajar".
- Peserta mengunggah video yang dibuat di instagram atau tiktok dengan tagar #pembatik2021 , #rumahbelajar2021
- Penilaian video berdasarkan, kreatifitas, komentar, like terbanyak.
- Batas Pengiriman sampai 14 April 2021
- Dapat hadiah uang tunai sebesar Rp. 1 juta untuk 4 orang pemenang( 2 video instagram terbaik dan 2 video tiktok terbaik).
- Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
![]() |
| Lomba photo dengan Twibbon " Sukseskan Pembatik 2021" |
- Peserta adalah guru
- Peserta membuat foto terbaik untuk dimasukkan ke template twibbon yang sudah disediakan melalui tautan berikut twb.nz/1pembatik2021 atau twb.nz/2pembatik2021 .
- Peserta mengunggah twibbon yang dibuat di facebook/instagram/twitter dengan menuliskan caption yang berisi ajakan untuk mengikuti pembatik 2021 yang diselengggarakan oleh kemdikbud dan menyebutkan tagline pembatik 2021: " Berbagi dan Berkolaborasi , Bersama Rumah Belajar".serta tagar #pembatik2021 , #rumahbelajar2021 .
- Penilaian twibbon berdasarkan kreatifitas foto, caption, komentar dan like terbanyak.
- Batas Pengiriman sampai 14 April 2021
- Dapat hadiah uang tunai sebesar Rp.500.000 untuk 4 orang pemenang
- Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
#rumahbelajar2021
#pembaTIK2021
Wednesday, 21 October 2020
CARA MENGINTEGRASIKAN FITUR KELAS MAYA DENGAN FITUR SUMBER BELAJAR MENGGUNAKAN "SCRIPT EMBED"
Salam rumah belajar " Belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja" . Bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa rumah belajar memiliki fitur andalan berupa kelas maya. Kelas maya adalah Sebuah Learning Management System (LMS) yang memungkinkan guru untuk membuat kelas daringnya masing-masing untuk mendukung pembelajaran di kelas maupun luar kelas. Pada kesempatan ini saya akan membagikan cara untuk mengintegrasikan fitur kelas maya dengan fitur sumber belajar pada rumah belajar dengan menggunakan "script embed". Bila pada umumnya sahabat rumah belajar mengintegrasikan fitur kelas maya dengan sumber belajar dengan cara memasukkan link dari sumber belajar secara langsung pada modul yang anda siapkan di kelas maya. Namun sekarang anda bisa mencoba cara yang saya bagikan berupa mengintegrasikan fitur kelas maya dengan fitur sumber belajar pada rumah belajar dengan menggunakan "script embed".
![]() |
| CARA MENGINTEGRASIKAN FITUR KELAS MAYA DENGAN FITUR SUMBER BELAJAR MENGGUNAKAN "SCRIPT EMBED" |
Mengapa saya memilih menggunakan script embed karena pada modul kelas maya bila kita jeli ada beberapa pilihan untuk menyisipkan gambar, link, video dan jarang sekali yang menggunakan pilihan script embed.
Anda penasaran dengan bagaimana caranya mengintegrasikan fitur kelas maya dengan fitur sumber belajar pada rumah belajar dengan menggunakan "script embed"?. Nah sebelum anda menggunakan cara ini tentunya syarat utama yang harus anda penuhi adalah pastikan satuan pendidikan anda sudah menjadi penyelenggara kelas maya. Mengapa begitu pentingnya harus sebagai satuan penyelenggara kelas maya? Sekolah penyelenggara kelas maya berfungsi sebagai admin pada kelas maya di mana admin mempunyai peran utama dalam mengelola kelas maya yang menjadi naungannya.
Bagaimana cara mendaftarkan satuan pendidikan sebagai sekolah penyelenggara kelas maya? Silahkan anda ikuti panduan pendaftaran kelas maya di Sini . Setelah anda melakukan pendaftaran anda juga bisa langsung menghubungi admin pengelola kelas maya untuk mengupprove pengajuan admin sekolah penyelenggara di +62 82113159067.
Berikut ini adalah cara mengintegrasikan fitur kelas maya dengan fitur sumber belajar pada rumah belajar dengan menggunakan "script embed"
1. Silahkan anda akses kelas maya anda https://kelasmaya.belajar.kemdikbud.go.id/
2. Silahkan anda login dengan akun kelas maya anda
3. Selanjutnya silahan anda tambahkan kelas baru lalu isi data di bawah ini
- Judul Kelas
- Deskripsi Singkat
- Deskripsi
- Kategori
- Pendidikan Agama Islam (disesuaikan dengan mata pelajaran anda)
- Kelas
- Kelas 1
- Tanggal Mulai
- 28-Okt-2020
- Tanggal Selesai
- 25-Nov-2020
- KataKunci
- Struktur Materi berdasarkan waktu
- klik simpan
Contoh pengisiannya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini
![]() |
| Informasi kelas baru |
4. Kemudian anda pilih kelola kelas dan anda pilih menu modul seperti terlihat pada gambar di bawah ini
![]() |
| Tampilan kelola kelas dan modul |
6. Silahkan anda copykan script embed di bawah ini
<p><spanid="selectionBoundary_1597651927917_5649641000201207" class="rangySelectionBoundary"><span id="selectionBoundary_1597652214659_6582094159042602" class="rangySelectionBoundary"></span><img class="ta-insert-video" src="https://lifebyringley.co.uk/wp-content/uploads/playvideo.jpg" ta-insert-video="https://rest-app.belajar.kemdikbud.go.id/files/video/0bab074853764198965cab2ff6ef11a3.mp4" contenteditable="false" allowfullscreen="true" frameborder="0"></span><br></p>
contohnya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini
8. cara mengcopy link pada sumber belajar dapat anda lihat pada gambar di bawah ini
10 selanjutnya kita akan mengganti scrip berwarna merah dengan script embed video pembelajaran tentang pesawat sederhana yang telah anda copykan tadi seperti terlihat pada gambar di bawah ini
10 Selamat mencoba dan semoga berhasilnya...
Guna memudahkan anda dalam memahami saya siapkan video tutorialnya di bawah ini
Semoga caranya mengintegrasikan fitur kelas maya dengan fitur sumber belajar pada rumah belajar dengan menggunakan "script embed" yang saya bagikan pada artikel di bawah ini bermanfaat bagi kita semua. salam rumah belajar buat sahabat rumah belajar di tanah air.
Monday, 5 October 2020
BENANG LURUS ANTARA BANTUAN KUOTA DATA INTERNET DENGAN PORTAL RUMAH BELAJAR
RINTOKUSMIRAN.COM-Benang lurus antara bantuan kuota data internet dengan portal rumah belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sangat mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemik covid-19. Hal ini sesuai dengan surat keputusan bersama 3 kementerian yang telah disepakati berkaitan dengan kegiatan-kegiatan pada masa new normal ini. Yang mana dalam SKB 3 kementerian tersebut salah satu poin pentingnya bahwa setiap kegiatan harus selalu berpedoman pada protokol kesehatan.

BENANG LURUS ANTARA BANTUAN KUOTA DATA INTERNET DENGAN PORTAL RUMAH BELAJAR
Begitu juga dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merancang sistem pembelajaran baru dengan metode pembelajaran jarak jauh. Pada pembelajaran jarak jauh ini ada yang menggunakan jaringan internet dan dan tanpa jaringan internet. Penggunaan jaringan dikenal dengan istilah dalam jaringan (Daring). Selain daring ada juga istilah luar jaringan (Luring ).
Pemilihan metode pembelajaran jarak jauh ini disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang dimiliki baik oleh pendidik dan peserta didik. Pembelajaran pada hakikatnya terjadi proses transfer ilmu yang dirancang oleh pendidik dan peserta didik sebagai target dalam pembelajaran.
Diperlukan analisis yang tepat yang perlu dilakukan oleh pendidik dalam hal sarana dan prasarana pendukung pembelajaran jarak jauh ini diantaranya adalah koneksi internet. Mengapa sedemikian penting sarana dan prasarana dalam pembelajaran moda daring ini? Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan sarana pendukung menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran daring ini.
Selain koneksi internet yang tidak kalah pentingnya adalah kuota data internet baik oleh pendidik maupun peserta didik. Hal ini juga sangat dikeluhkan oleh orangtua peserta didik di mana pademi ini secara tidak langsung berdampak pada keadaan ekonomi.
Seiring dengan pengaduan orangtua peserta didik berkaitan kesulitan dengan kemampuan daya beli kuota data internet yang dipergunakan dalam pembelajaran jarak jauh ini.
Berdasarkan kondisi pada ilustrasi di atas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan respon yang sangat bagus. Apa respon Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perkaitan dengan keluhan orangtua peserta didik tersebut? Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program bantuan kuota belajar gratis kepada pendidik (Guru dan Dosen) dan peserta didik mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK dan tidak ketinggalan mahasiswa guna mendukung proses pembelajaran jarak jauh tersebut.
Program bantuan kuota data internet tersebut berbeda-beda jumlah kuota yang diterimanya. Besaran jumlah kuota masing-masing jenjang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan tiap jenjangnya.
Kuota belajar terbagi menjadi beberapa paket yaitu: kuota regular (umum ) dapat digunakan untuk mengakses internet, Kuota video conference, aplikasi belajar dan lain-lain. Kuota belajar ini diberikan selama bulan September, Oktober, November dan Desember 2020 kurang lebih selama 4 bulan.
Bantuan kuota internet ini melalui prosedur yang transparan dan akurat. Peserta didik memberikan data berupa nomor ponsel yang digunakan sebagai paket data internet ke sekolah. Selanjutnya pihak sekolah melakukan input data nomor ponsel tersebut ke Aplikasi Data Pokok Pendidikan yang di kenal dengan istilah dapodik. Dari dapodik selanjutnya data tersebut ditampung oleh pusdatin yang bertindak sebagai wali data pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selanjutnya pusdatin akan mengembalikan data nomor ponsel tersebut kepada pihak sekolah untuk di verifikasi berkaitan dengan kepemilikan nomor ponsel tersebut.
Data nomor ponsel yang sudah diverifikasi oleh sekolah selanjutnya oleh pusdatin diteruskan kepada provider yang telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudaayaan. Data balikan dari provider ada 2 macam yaitu Data valid dan tidak valid. Data nomor ponsel yang valid dapat ditindaklanjuti oleh sekolah dengan cara mengunduh, mencetak, dibubuhi materai serta ditandatangan dan cap basah. Berkas yang sudah di cap dan ditandatangi oleh kepala satuan pendidikan selanjutnya discan dan diupload pada laman verval ponsel. SPTJM yang sudah terupload akan ditindaklanjuti oleh provider untuk dilakukan injek paket data internet pada nomor-nomor yang ada pada lampiran SPTJM tersebut.
Bagaimana dengan data yang tidak valid (Tidak aktif) sekolah dapat memperbarui data nomor ponsel yang aktif pada verval ponsel tersebut. Dan dilakukan proses yang sama sesuai dengan urutan di atas. Cukup panjang proses yang perlu dilalui agar mendapatkan program bantuan kuota data internet. Namun ini bukti transparasi program bantuan ini. Semua pihak bisa mengkases rekap data penerima bantuan kuota data internet untuk pembelajaran.
Sebagai pendidik dituntut untuk memaksimalkan program bantuan kuota internet tersebut dengan pembelajaran jarak jauh dirancangnya. Dengan kata lain diperlukan ide kreatif dalam merancang pembelajaran. Sehingga program bantuan kuota data internet ini benar-benar bisa maksimal dan terserap dengan sempurna.
Misalnya kuota yang diperuntukkan mengakses aplikasi dan web rumah belajar. Mengapa harus “Rumah Belajar” ? Bukan tanpa alasan saya memberikan rekomendasi untuk memanfaatkan rumah belajar dalam pembelajaran pada masa pandemic covid-19 ini.
Salah satu pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, inovatif serta berkarakter adalah dengan menerapkan pembelajaran sebagaimana kebutuhan sumber daya manusia sesuai dengan keterampilan abad 21. Keterampilan abad 21 harus dimiliki oleh peserta didik dan pendidik guna menyiapkan peserta didik yang mampu mempunyai daya saing yang tinggi, berkompetensi dan memiliki karakter yang mulia sebagaimana amanah undang-undang.
Beberapa keunggulan Rumah Belajar antara lain:
- Sangat mudah diakses
- Terdapat dua mode cara akses yaitu secara online langsung di portal rumah belajar dan juga dapat diakses dengan mode offline sehingga bisa diinstalkan pada perangkat laptop/pc/komputer tanpa menggunakan koneksi internet sehingga sangat cocok untuk daerah-daerah yang tidak ada jaringan internet.
- Dapat diakses oleh seluruh pemilik akun google, Facebook, dana kun rumah belajar.
- Materi pembelajaran sangatlah keren, dapat disebut Bahasa Gaulnya kekinian karena di buat oleh kreator-kreator yang sangat handal terutama peserta pembatik melalui seleksi dan standar konten yang cukup ketat dan profesional.
- Sumber belajar sangat lengkap mulai dengan jenjang Paud/ TK, SD, SMP, SMA/SMK
- Yang tidak kalah pentingnya semua konten “Gratis-tis”
- Memiliki 4 fitur utama yaitu: Kelas Maya, Sumber Belajar, Laboratorium Maya, dan Bank Soal
- Fitur pendukung rumah belajar antara lain: Peta Budaya, Buku Sekolah Elektronik, Wahana jelajah angkasa, Karya Bahasa dan Sastra, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Edugame.
- Motto rumah belajar “belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja”
9 Keunggulan Rumah Belajar sudah tentu menjadi alasan kuat untuk memanfaatkan portal rumah belajar sebagai sumber belajar berbasis TIK dalam segala kondisi ketersediaan jaringan maupun tanpa adanya jaringan internet.
Hal ini sesuai dengan kondisi pembelajaran yang dilaksanakan pada saat masa pandemi Covid-19 yang mengusung konsep pembelajaran jarak jauh menggunakan model “Blended Learning”.
Tidak bisa kita pungkiri bahwa pemanfaat TIK dalam pembelajaran sangatlah ditentukan oleh pendidik dalam hal ini adalah guru. Bagaimana guru mengembangkan kemampuan TIK dalam merencanakan, menyusun, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Kemampuan guru merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pembelajaran berbasis TIK, sehingga pembelajaran terlaksana dengan baik, menyenangkan, inovatif, kreatif, efektif, cerdas dan berkarakter dengan menanamkan kebiasaan baik melalui literasi. Literasi yang di maksud adalah literasi: baca tulis, numerisasi, Sains, Finansial, Digital, serta Budaya dan kerwargaan.
Semoga artikel singkat “ Benang lurus antara bantuan kuota data internet dengan Portal Rumah Belajar” ini dapat memberikan wawasan kita sebagai pendidik dalam memanfaatkan sumber belajar yang ada pada portal rumah belajar.
Wednesday, 23 September 2020
DOWNLOAD MODUL PEMBATIK LEVEL 4 TAHUN 2020
RINTOKUSMIRAN.COM-Download modul pembatik level 4 tahun 2020. Selamat bagi anda peserta pembatik level 3 tahun 2020 yang dinyatakan lulus dan masuk 30 besar pada masing-masing propinsi berhak untuk melaju mengikuti seleksi pembatik level 4. Tentunya dengan anda terpilih menjadi peserta pembatik level 4 tahun 2020 menjadi kebanggaan tersendiri. Mengapa begitu anda termasuk orang yang sangat beruntung menyisihkan lawan-lawan anda pada ajang kompetisi ini. Selain itu anda diberi kesempatan untuk mengarungi samudera level 4 tahun 2020 yang sangat erat sekali dengan upaya meningkatkan kemampuan guru dalam penguasaan TIK dalam pembelajaran.
![]() |
| DOWNLOAD MODUL PEMBATIK LEVEL 4 TAHUN 2020 |
Modul merupakan sekumpulan materi yang disajikan dengan lugas, dengan bahasa yang sangat mudah dipahami oleh pembaca dalam hal ini adalah peserta pembatik level 4 tahun 2020. Literasi membaca modul menjadi agenda yang wajib dilakukan oleh peserta pembatik level 4 ini.
INFORMASI LAIN BERKAITAN DENGAN RUMAH BELAJAR
Bagaimana supaya anda mampu menguasai modul pembatik level 4 ini?. Untuk menguasai materi yang disajikan dalam modul ini tentunya perlu menerapkan beberapa strategi. Strateginya apa menurut saudara? Strategi yang paling menentukan adalah strategi yang sesuai dengan gaya belajar anda.
Misalkan anda adalah tipe penghafal tidak adan salahnya anda membuat rangkuman garis besar pembahasan modulnya. Rangkuman berfungsi sebagai pengingat materi yang ada pada modul pembatik level 4 menurut gaya bahasa anda.
Contoh lain yang bisa anda terapkan dalam rangka menguasai materi yang disajikan di dalam modul pembatik level 4 adalah dengan cara membedah modul tersebut. Dalam melakukan pembedahan modul diperlukan kemampuan mengkalsifikasikan materi berdasarkan contoh, pengertian, tugas, praktik dan menjawab soal-soal yang ada pada modul tersebut. Anda juga bisa membuat pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya merupakan materi-materi yang ada dalam modul pembatik level 4 tahun 2020.
Modul pembatik level 4 tahun 2020 memiliki nomor seri dari modul 13, 14, 15, 16. Penomoran modul ini disesuaikan dengan jumlah masing-masing level adalah 4 buah modul. level 1 dimulai modul 1,2,3,4; level 2 dimulai dari modul 5, 6,7,8; level 3 mulai dari modul 9,10,11 dan 12.
Modul 13. Penulisan Artikel Pemanfaatan Rumah Belajar
Kegiatan menyusun artikel (karya tulis) merupakan salah satu dari tugas profesional guru yang seharusnya dipenuhi. Dengan menyusun artikel, seorang guru dapat menunjukkan keprofesionalnya sehingga dapat mengasah wawasan, logika, dan penalaran, agar menjadi lebih kritis, kreatif, dan berpengetahuan luas. Merujuk Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (PermenPAN & RB) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru, guru yang akan naik golongan III-b ke atas, wajib mengumpulkan angka kredit dari unsur pengembangan profesi berupa karya tulis atau karya inovasi, sebagai bukti profesional dalam tugasnya.
Pertanyaannya: Pernahkah Sahabat Rumah Belajar menulis suatu artikel? Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam menyusun artikel tersebut? Jika Sahabat ditugaskan membuat artikel tentang pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran, tema/judul apa yang ingin ditulis? Modul ini akan membantu Sahabat Rumah Belajar dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel mengenai pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran? Seputar lingkup apa saja pemanfaatan portal Rumah Belajar dalam pembelajaran yang bisa dijadikan tema penulisan Artikel?
Sahabat Rumah Belajar tentu Anda sebagai seorang pendidik sudah tidak asing lagi tentang Karya Tulis Ilmiah (KTI). Pada kegiatan belajar 1 ini akan mengajak Anda berlatih menulis karya tulis dalam bentuk artikel ilmiah populer atau artikel populer. Nah, selanjutnya pada kegiatan belajar 2 Sahabat Rumah Belajar akan mempelajari penulisan KTI atau artikel ilmiah.
Sahabat Rumah Belajar apa perbedaan antara KTI dengan karya ilmiah populer? Karya ilmiah populer (artikel) dihadapkan pada masyarakat umum yang heterogen. Artikel lebih bersifat padat, mudah dimengerti, dan enak dibaca. Sementara itu pada KTI dihadapkan pada masyarakat khusus, seperti akademik, kaum intelektual, dan para cendikiawan. Misalnya, para guru, dosen, peneliti, dan lain lain. Oleh karena itu, penulisannya harus berdasarkan kaidah keilmuan dan tentu kaidah-kaidah ilmiah.
Adapun beberapa perbedaan menulis artikel populer dengan artikel ilmiah, yaitu gaya bahasa penulisan. Artikel populer menggunakan bahasa sehari-hari yang dapat dimengerti lebih banyak orang yang beraneka ragam. Artikel populer bersifat semi ilmiah, yang berarti ada kutipan atau istilah terbatas tanpa catatan kaki. Dibandingkan dengan artikel populer, artikel ilmiah punya struktur yang baku dan srtuktur yang lebih kompleks.
Kegiatan menyusun artikel (karya tulis) merupakan salah satu dari tugas profesional guru yang seharusnya dipenuhi. Dengan menyusun artikel, seorang guru dapat menunjukkan keprofesionalnya sehingga dapat mengasah wawasan, logika, dan penalaran, agar menjadi lebih kritis, kreatif, dan berpengetahuan luas. Merujuk Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (PermenPAN & RB) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru, guru yang akan naik golongan III-b ke atas, wajib mengumpulkan angka kredit dari unsur pengembangan profesi berupa karya tulis atau karya inovasi, sebagai bukti profesional dalam tugasnya.
Pertanyaannya: Pernahkah Sahabat Rumah Belajar menulis suatu artikel? Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam menyusun artikel tersebut? Jika Sahabat ditugaskan membuat artikel tentang pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran, tema/judul apa yang ingin ditulis? Modul ini akan membantu Sahabat Rumah Belajar dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel mengenai pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran? Seputar lingkup apa saja pemanfaatan portal Rumah Belajar dalam pembelajaran yang bisa dijadikan tema penulisan Artikel?
Sahabat Rumah Belajar apa kaitan kemampuan menulis artikel dengan pengembangan karir guru? Seorang guru dapat mengajukan artikel dalam penilaian angka kredit jabatan fungsional guru untuk unsur pengembangan profesi. Selain untuk kepentingan pribadi penulis (dokumen pribadi), artikel ini juga dapat disebarkan ke orang lain (dipublikasikan) dengan melalui media massa. Dengan dikirim dan dimuat dalam surat kabar atau majalah, tabloid, buletin dan lain lainnya, maka ide dan pemikiran penulis dapat dibaca oleh orang lain. Bagi penulis, dokumen artikel yang dimuat di Koran/majalah/buletin dsb akan menjadi portofolio atau bukti fisik. Contohnya potongan artikel yang dimuat pada media cetak menjadi bukti fisik pada saat mengajukan penilaian angka kredit untuk kenaikan pangkat guru. Kegiatan menulis artikel atau karya populer ini akan sangat bermanfaat bagi seorang guru dalam pengembangan karirnya.
Banyak guru yang rajin membuat artikel atau karya populer menjadi lebih cepat dalam mengumpulkan angka kredit penilaian kinerja guru. Ini dapat dijadikan salahsatu alternatif bagi seorang guru yang ingin naik pangkat/golongan menuju karir puncak. Selanjutnya, marilah kita pelajari langkah-langkah menulis artikel dan ilmiah populer yang baik, dan coba Sahabat Rumah Belajar praktekkan untuk menulis suatu artikel ilmiah populer atau artikel populer mengenai pemanfaatan Rumah Belajar dalam pembelajaran.
Modul 14. Strategi Berbagi
Dengan adanya pandemi COVID-19 telah memaksa seluruh pihak stakeholder pendidikan mau tidak mau harus bisa memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran untuk mendukung program Belajar Dari Rumah.
Guru dituntut untuk tetap mampu memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa yang harus dirumah saja untuk itu sangat penting bagi para pendidik khususnya guru untuk mampu menguasai teknologi dan aplikasi yang dapat membantu siswa belajar secara maksimal dari rumah.
Untuk mendukung pembelajaran dari rumah, Pusdatin Kemdikbud melalui platform Rumah Belajar menghadirkan pembelajaran daring yang dapat diakses secara online maupun offline. Rumah Belajar hadir untuk membantu para stakeholder Pendidikan untuk tetap dapat memberikan layanan pembelajaran dari Rumah.
Portal Rumah Belajar merupakan salah satu laman pembelajaran yang di dalamnya terdapat beragam konten dan aktivitas pembelajaran. Rumah Belajar dapat diakses melalui alamat http://belajar.kemdikbud.go.id. Terdapat 4 (empat) fitur utama di Rumah Belajar, yaitu: Sumber Belajar, Kelas Digital., Bank Soal, dan Laboratorium Maya. Serta terdapat 5 fitur lainnya, yaitu: Buku Sekolah Elektronik, Modul Digital, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.
Berbagi telah menjadi budaya bangsa dan negara Indonesia dg prinsip gotong royong, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, se-ia dan sekata mencapai tujuan bersama, serta merasa satu ikatan perjuangan menjadikan rumah belajar sebagai wadah dan wahana belajar bagi semua kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja.
Platform Rumah Belajar telah menjadi wadah layanan pendidikan sebagaimana diungkapkan dalam Surat Edaran Kemendikbud nomor 9 dan 10 tahun 2018, dalam surat edaran tsb dinyatakan perlunya mendayagunakan pola belajar yang memanfaatkan Portal Rumah Belajar.
Modul ini akan menguraikan strategi berbagi berdasarkan prinsip gotong royong dan merdeka belajar untuk meningkatkan kompetensi TIK bagi Guru yang telah melewati tugas pembatik level 1, 2, dan 3. 7 Startegi berbagi dengan tatap muka serta tatap maya atau kombinasi tatap muka dan tatap maya yang menjadi kebiasaan dan budaya berbagi dalam interaksi kependidikan didorong agar tujuan pendidikan makin berkualitas.
Telepon, internet dan world wide web, televisi, handphone, dan pemanfaatan media sosial bahkan organisasi dan komunitas belajar dapat menjadi wadah dan wahana dalam berbagi teknologi dan materi pembelajaran.
Berbagi bukan hanya berbagi dalam kerangka kedermawanan ( charity) namun lebih dari itu berbagi untuk pengembangan dan pemberdayaan pendidikan yang lebih bermutu khusnya membangun semangat gotong royong dan mewujudkan kebijakan merdeka belajar.
Perlu diingatkan agar strategi berbagi bersifat menyeluruh dan terpadu, berkelanjutan sesuai kompetensi dan level pembatik yang dicapai. Strategi berbagi untuk mencapai kompetensi pembatik level 1, pembatik level 2, pembatik level 3, dan pembatik level 4 dapat diperkuat dan ditularkan terus menerus sehingga makin berkembang dan bermanfaat membangun kompetensi abad 21 dan 5 C ( Critical Thingking, Creativity, Collaboration, Communication, dan Compassion/ Character building).
Platform Rumah Belajar merupakan sebuah inovasi dalam pendidikan yang perlu disebar luaskan seluasnya, sebuah inovasi yang sangat baik diperlukan strategi agar calon pengguna dapat memahami inovasi ini dengan lebih mudah dan dapat menerimanya dengan baik.
Pada modul ini akan dibahas streategi difusi inovasi platform Rumah Belajar yang dapat digunakan oleh guru dalam menyebarluaskan platform Rumah Belajar sebagai salah satu alternative pembelajaran Interaktif di masa pandemi ini.
Kompetensi Level 4 peserta PembaTIK yang akan dibangun yaitu kemampuan berbagi pengetahuan dan pengalaman (sharing) praktik baik inovasi pembelajaran yang telah diterapkan Sahabat Rumah Belajar, kepada sesama rekan pendidik dan tenaga kependidikan, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya yang dalam hal ini juga dilaksanakan oleh para Duta Rumah Belajar.
Untuk membekali keterampilan dalam sharing best practices penerapan inovasi pembelajaran, Sahabat Rumah Belajar level 4 antara lain perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan bagaimana menyampaikan pesan atau informasi praktik baik keberhasilan pengembangan dan penerapan inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan TIK, sumber belajar, dan sarana pembelajaran.
Sahabat, kemampuan komunikasi yang baik merupakan salah satu kecakapan/kompetensi abad 21. Lalu bagaimana melakukan komunikasi yang baik dan menarik agar pesan yang disampaikan menghasilkan respon yang baik pula? Pesan yang baik adalah pesan yang mudah dipahami, diartikan dan diterima oleh penerima pesan, serta feedback yang diterima sesuai dengan yang diharapkan.
Sahabat Rumah Belajar, modul ini memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai Komunikasi Efektif dan Menarik. Dalam modul ini terdapat 3 (tiga) kegiatan belajar, latihan untuk mengukur pemahaman pada setiap kegiatan belajar, dan tes akhir modul. Jika Sahabat mengalami kesulitan dalam mempelajari materi, silahkan sampaikan pada forum diskusi untuk memperoleh solusi dari sesama peserta. Apabila Sahabat mengalami kendala teknis, silahkan sampaikan pada media komunikasi yang tersedia. Silahkan mulai mempelajari modul ini.
Modul 16. Pemanfaatan Konferensi Video
Akhir-akhir ini, konferensi video menjadi akrab dengan keseharian kita karena adanya pembatasan fisik dan sosial terkait pandemi covid-19. Contohnya, dalam pelaksanaan kegiatan Pembatik yang tengah Sahabat ikuti saat ini. Proses bimbingan dan pelatihan dalam Pembatik yang biasanya dilakukan secara tatap muka di kelas, pada tahun 2020 ini harus dilakukan dalam bentuk belajar jarak jauh. Pendayagunaan teknologi diterapkan dalam pembelajaran Pembatik, sesuai dengan arahan dalam aturan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh. Pemanfaatan teknologi, khususnya TIK, dalam Pembatik misalnya: penggunaan aplikasi Learning Management System (LMS) untuk mempelajari materi, mengumpulkan tugas, ataupun berkomunikasi.
Pembelajaran jarak jauh memiliki titik berat berupa kemandirian pembelajar (self-reliant learning). Sebagai peserta Pembatik jarak jauh, Sahabat tentu harus menjaga semangat dan motivasi untuk mengikuti keseluruhan proses peningkatan kompetensi TIK ini meskipun tidak dilakukan secara konvensional. Sahabat tentu mengetahui bahwa inti dari belajar adalah komunikasi. Baik komunikasi yang umpan baliknya (feedback) diperoleh secara langsung maupun tidak langsung. Pembelajaran jarak jauh membuat komunikasi lansung secara tatap muka menjadi minim, bahkan bisa tidak ada. Pada pelaksanaan Pembatik 2020, pertemuan tatap muka 2 dilakukan secara virtual dan digital, yakni melalui konferensi video. Peserta pelatihan mendapatkan penjelasan materi, bisa bertanya kepada fasilitator, serta berdiskusi.
Sahabat Rumah Belajar mungkin pernah menjadi peserta konferensi video, atau mungkin menjadi pengisi materi (narasumber) dalam konferensi video. Hanya saja, penggunaan konferensi video pada awalnya memang untuk hal-hal terkait pekerjaan seperti rapat, pemaparan produk, dan sebagainya. Pada masa pandemi saat ini ketika pembelajaran tatap muka di sekolah dialihkan ke rumah, penggunaan konferensi video menjadi salah satu layanan belajar jarak jauh.
Pembelajaran jarak jauh untuk pendidikan formal tiba-tiba menjadi keharusan karena faktor kesehatan dan keselamatan yang harus diutamakan. Komunikasi dan interaksi belajar antara guru dan peserta didik dilakukan dengan bantuan media dan teknologi. Beragam platform media dan teknologi yang tidak secara khusus dikembangkan untuk pembelajaran kini diadaptasi untuk mendukung pembelajaran dari rumah, misalnya:
- penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan lainnya untuk mengumumkan atau mengunggah tugas sekolah
- penggunaan aplikasi chat seperti WhatsApp atau Telegram untuk membentuk grup kelas dan berdiskusi
- penggunaan aplikasi konferensi video untuk menjelaskan materi pembelajaran, diskusi, hingga rapat orangtua dan guru seperti zoom, webex, skype, google meet, ms teams, dll
Sahabat tentu sudah mahir dan terampil menggunakan beragam aplikasi tersebut. Namun karena aplikasi tersebut akan digunakan untuk pembelajaran, tentu ada karakteristik yang khusus. Sebagai guru, Sahabat perlu mempertimbangkan berbagai faktor, tidak saja masalah teknis dan akses. Ketika Sahabat memanfaatkan konferensi video untuk pembelajaran, maka faktor peserta didik lah yang menjadi fokus utama. Misalnya karakteristik, usia psikologis, kompetensi yang hendak dicapai, sampai dengan faktor keamanan siber.
Melalui modul ini, Sahabat Rumah Belajar diajak untuk mengenal dengan lebih baik aplikasi konferensi video untuk pembelajaran. Serta hal pedagogis yang perlu diperhatikan terkait pemanfaatan konferensi video dalam proses pembelajaran.
Semoga informasi berkaitan dengan download modul pembatik level 4 tahun 2020 ini bermanfaat bagi kita semua.
Tuesday, 30 June 2020
PENDAFTARAN PEMBATIK LEVEL 1 TAHAP 2 TAHUN 2020 GELOMBANG 1-5
Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan era digital ini harus diimbangi oleh perkembaangan penguasan TIK oleh Pendidik dalam hal ini adalah guru. Dengan harapan guru yang telah mengikuti kegiatan ini, adanya peningkatan penguasaan TIK. Sehingga pembelajaran yang dirancang benar-benar pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan di era digital.
![]() |
| PENDAFTARAN PEMBATIK LEVEL 1 TAHAP 2 TAHUN 2020 GELOMBANG 1-5 |
Informasi Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) dan Seleksi Duta Rumah Belajar 2020 level 1 tahap 2. Informasi ini bersumber dari https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/
Monday, 15 June 2020
JADWAL DAN PANDUAN BELAJAR DI TVRI MINGGU KE-10 15-21 JUNI 2020
PANDUAN BELAJAR DI TVRI MINGGU KE-10 15-21 JUNI 2020
Sunday, 7 June 2020
DOWNLOAD DAN CARA INSTAL APLIKASI ARTICULATE STORYLINE 3
![]() |
| DOWNLOAD DAN CARA INSTAL APLIKASI ARTICULATE STORYLINE 3 |

















